Home Page News
HAND Gelar Seminar Urban Farming

Semakin padatnya negara-negara dengan makin banyaknya bangunan dan gedung-gedung tinggi menyebabkan lahan untuk pertanian semakin sempit. Menyikapi kebutuhan makanan sehat dan semakin sempitnya lahan yang tersedia maka diadakanlah kegiatan Urban Farming. Apa itu urban farming? simak artikel ini.


Semakin padatnya negara-negara dengan makin banyaknya bangunan dan gedung-gedung tinggi menyebabkan lahan untuk pertanian semakin sempit. Banyaknya kendaraan juga membuat kadar polusi dalam perkotaan sangat tinggi. Bila hal ini tidak mendapat penanganan yang tepat maka suatu saat manusia akan kehabisan bahan makanan sehat.

Menyikapi kebutuhan makanan sehat dan semakin sempitnya lahan yang tersedia, akhir-akhir ini banyak orang mulai membicarakan bahkan mulai mengembangkan sistim tanam bernama Urban Farming.Apa itu "Urban Farming"? Urban Farming adalah kegiatan berkebun yang dilakukan menggunakan lahan yang terbatas. Cara bertanam ini juga biasa disebut dengan Hydroponic. Hydroponic sendiri berasal dari kata Yunani dimana Hydro yang berarti air dan Ponic yang berarti tenaga, jadi Hydroponic adalah kegiatan bertanam yang menggunakan tenaga air dimana air tersebut diisi dengan mineral yang diperlukan oleh tanaman seperti salah satunya unsur hara.

Ingin ikut berpartisipasi dalam melakukan pengembangan Hydroponicdi Indonesia, akhir bulan November 2016 HAND akan menggelar seminar bertajuk “Urban Farming”dengan nara sumber asal Singapura. Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang Urban Farming dan pengembangannya, Anda dapat menghubungi kami via email (admin@hishand.org) atau telepon di 031-5467702.